Senin, 02 Februari 2015

Ketika Dilema Cinta


Dikala hati dilema akan cinta, terasa logika dan hatu bertarung.
apa yang akan kau pilih, mengikuti kata hati atau mengikuti logika ?

Jika kamu di lema antara dua hati, namun di hatimu tersimpan satu nama.
apakah kamu akan mempertahankan satu cinta yang tersimpan atau memilih cinta yang lain ?

Mungkin hati mengatakan untuk mempertahankan satu cinta di hati, namun belum tentu di hatinya tersimpan namaku. lalu logika mengatakan pilihlah cinta yang lain .

Haruskah aku memberi harapan pada cinta yang lain tanpa memberi sebongkah hati ?
Haruskah aku memperjuangkan cinta di hati yang penuh dengan rintangan untuk mendapatkannya ?
Haruskah mengemis cinta pada hati yang tersimpan atau memberi cinta tanpa hati ?
Melanjutkan cinta bertepuk sebelah tangan atau memulai cinta tanpa hati ?

Lebih baik dicintai setengah hatiku ataukah mencintai tanpa hatinya ?
Mengungkapkan semua rasa di hati yang akan berakhir memalukan atau menerima cinta yang lain yang akan berakhir menyedihkan ?

Hidup berteman dengan hati atau hidup berpasangan tanpa hati ?
Perselisihan tempat dan waktu di hati terasa merindukan atau kedekatan jarak dan hati terasa hampa ?